Minggu, 25 Juli 2010

Catatan Sephia

Aku g tahu apa pilihanku saat ini salah atau benar, Jujur sebagai wanita normal. Aku tak menginginkan keadaan seperti ini
Mencintaimu…adalah Hal yang tak hbisa aku tolak,tak ingin kehilanganmu adalah efek samping dari perasaan ini.
Awalnya semua berjalan normal seperti adanya,kita saling ungkapkan cinta dan rasa rindu serta cemburu, yang saling mengiringi.. semua indah tanpa beban, meski kadang ada setituik pertengkaran.Kau selalu berhasil membuatku merasa berharga,dalam sikapmu yang sungguh bukan tingkah yang manis.. tapi aku menyukainya,dan perlahan tapi pasti itu menjadi candu bagiku.
Mungkin terlalu cepat, aku menjatuhkan hatku padamu,tapi entahlah perasaan ini melebihiperasaan arkeolog yang menemukan fosil dinosaurus atau perasaan bajak laut yang menemukan harta karunnya .Aku tak ingin membuang kesempatan bersamamu.
Dan itu membuatku tak bisa menyadari dengan apa yang aku lakukan bersamamu.. semua meletup – letup dalam hatiku. Perasaan cinta padamu , Rindu ini serasa bagai air terjun yang tak bisa aku bendung.Apakah aku salah melangkah ketika aku serahkan semuanya padanya, hati , rasa bahkan seluruh tubuh ini ? tak ada yang bisa di nilai dari cinta.ini cinta bukan nafsu atau ambisi belaka.tapi semua hamper sama wujudnya.tapi aku bisa membedakan milikku. Getaran dada ketika mendapati tatapanmu yang datar. Sentuhan jarimu yang tak selalu lembut ditanganku, bahkan kata-katamu yang terkadang kurang sopan…
Apa aku gila? Begitu terkadang pertanyaan di kepalaku. Tapi selalu saja terjawab dengan cepat oleh hatiku bahwa ini cinta


20 maret 2010
Ini awal aku mengenalnya, bukan secara personal ini adalah secara professional.saat itu tak ada waktu lagi untuk memilih-milih siapa yang akan aku tekan nomor teleponnya.dan dia terletak pada urutan ketiga, dari data yang ada di tanganku.
Suara yang khas dengan logat umumnya para keturunan china di negeriku ini.sedikit angkuh dan nada sombong…
“ Saya masih meeting ini “
Serunya ketika aku akan mengkonfirmasikan data dirinya sebagai calon nasabah credit cardku.
“ besok saja sekitar jam sebelas siang ok?”
Ok ! akupun setuju akan kesepakatan itu. Saat itu aku tidak begitu berharap dia menepati janjinya itu. Krena itu adalah alas an klise dari orang2 yang ingin melakukan penolakan atas tawaran kami.
…………………………………………………………………………………………….
Hari bergulir menganti posisi matahari dan bulan sesuai dengan jadwal . Seperti biasa aku pulang mengendarai motor matic merah kesayanganku bersama Pak. Bambang, sosok lelaki paru baya yang sudah aku anggap sebagai bapakku. Dia yang telah memeberiku pekerjaan sampingan ini. Agar aku cepat bisa menyelesaikan hutang-hutangku.Sepanjang perjalanan aku dengar samar2 bunyi ponselnya berbunyi.Tapi rupanya dia mengacuhkan begitu saja, mungkin karena ini sudah malam dan kami harus segera sampai di rumah masing – masing. Seperti biasa aku harus mengantar Pak Bambang ke terminal terlebih dahulu.baru kemudian aku pulang ke kos tempatku tinggal di kota ini.
“ FA,, dia telpon lho da berkali2 bagaimana? “ Tanya Pak Bambang padaku, sesampainya kami di salah satu pom bensin untuk mengisi bahan baker motor manisku.
“ Siapa Pak”?
“ itu … Bapak Trunojoyo… customer yang kamu telpon tadi siang”
“ lha.. ini kan da malam, bukannya janjinya besok aku telpon lagi?”
“ wah g tau… trus gimana? Kamu kan kebagian shift siang.trus klo dia tlp ke sini gimana? Ntar di ambil yang lain saying dong !”
“ Waduh iya juga sih…Lha terus gimana mas…?” tanyaku sedikit bingung..
“ Kaasih aja no Hand phone kamu gimana ?”
“ waduh.. gimana ya mas.. emang orangnya pasti baik kan?”
“ sepanjang yang aku tahu baik kok..” jelas pak bambang “ dulu dewi pernah kenlan gitu.. trus katanya orangnya baik.p[rofesional kok”
“ yakin ta ms..” tanyaku ragu2
“ iya…”
“ ya udah kasih aja mas ga. Apa-apa “
“ kita sms aja ya…”
…. Maaf saya masih di jalan. Untuk konfirmasi data bapak silahkan nati hubungi saya di nomor 08785953xxxx karena nomor yang ini adalah nomor pameran. Besok saya dapat jatah shift siang. Jadi baru datang jam 3 sore / Eva Bank xxxx……….
Begitu isi pesan pendek yang aku kirimkan pada bapak. Trunojoyo.Dering teleponpun sudah tidak terdengar lagi malam itu.hingga ahir aku merebahkan badanku pada ranjang mini yang nyaman yang membuai dalam tidur nyenyakku…

Selasa, 20 Juli 2010

^_^

Menjadi karanglah, meski tidak mudah. Sebab ia akan menahan sengat binar mentari yang garang. Sebab ia akan kukuh halangi deru ombak yang kuat menerpa tanpa kenal lelah. Sebab ia akan melawan bayu yang keras menghembus dan menerpa dengan dingin yang coba membekukan. Sebab ia akan menahan hempas badai yang datang menggerus terus-menerus dan coba melemahkan keteguhannya. Sebab ia akan kokohkan diri agar tak mudah hancur dan terbawa arus.. Sebab ia akan berdiri tegak berhari-hari, bertahun-tahun, berabad-abad, tanpa rasa jemu dan bosan.

Menjadi pohonlah yang tinggi menjulang, meski itu tidak mudah. Sebab ia akan tatap tegar bara mentari yang terus menyala setiap siangnya. Sebab ia akan meliuk halangi angin yang bertiup kasar. Sebab ia akan terus menjejak bumi hadapi gemuruh sang petir. Sebab ia akan hujamkan akar yang kuat untuk menopang. Sebab ia akan menahan gempita hujan yang coba merubuhkan. Sebab ia akan senantiasa berikan bebuahan yang manis dan mengenyangkan. Sebab ia akan berikan tempat bernaung bagi burung-burung yang singgah di dahannya. Sebab ia akan berikan tempat berlindung dengan rindang daun-daunnya.

Menjadi ikan pauslah, meski itu tak mudah. Sebab dengan sedikit kecipaknya, ia akan menggetarkan ujung samudera. Sebab besar tubuhnya akan menakutkan musuh yang coba mengganggu. Sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut dan seisinya.

Menjadi elanglah dengan segala kejantanannya, meski itu juga tidak mudah. Sebab ia harus melayang tinggi menembus birunya langit. Sebab ia harus melanglang buana untuk mengenal medannya. Sebab ia harus melawan angin yang menerpa dari segala penjuru. Sebab ia harus mengangkasa jauh tanpa takut jatuh. Sebab ia harus kembali ke sarang dengan makanan di paruhnya. Sebab ia harus menukik tajam mencengkeram mangsa. Sebab ia harus menjelajah cakrawala dengan kepak sayap yang membentang gagah.

Menjadi melatilah, meski tampak tak bermakna. Sebab ia akan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan. Sebab ia begitu putih, seolah tanpa cacat.. Sebab ia tak takut hadapi angin dengan mungil tubuhnya. Sebab ia tak ragu hadapi hujan yang membuatnya basah. Sebab ia tak pernah iri melihat mawar yang merekah segar. Sebab ia tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi. Sebab ia tak pernah rendah diri pada anggrek yang anggun. Sebab ia tak pernah dengki pada tulip yang berwarna-warni. Sebab ia tak gentar layu karena pahami hakikat hidupnya.

Menjadi mutiaralah, meski itu tak mudah. Sebab ia berada di dasar samudera yang dalam. Sebab ia begitu sulit dijangkau oleh tangan-tangan manusia. Sebab ia begitu berharga. Sebab ia begitu indah dipandang mata. Sebab ia tetap bersinar meski tenggelam di kubangan yang hitam.

Menjadi kupu-kupulah, meski itu tak mudah pula. Sebab ia harus melewati proses-proses sulit sebelum dirinya saat ini. Sebab ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan. Sebab ia bersembunyi dan menahan diri dari segala yang menyenangkan, hingga kemudian tiba saat untuk keluar.

Karang akan hadapi hujan, terik sinar mentari, badai, juga gelombang. Elang akan menembus lapis langit, mengangkasa jauh, melayang tinggi dan tak pernah lelah untuk terus mengembara dengan bentangan sayapnya. Ikan Paus akan menggetarkan samudera hanya dengan sedikit gerakan. Pohon akan hadapi petir, deras hujan, silau matahari, namun selalu berusaha menaungi. Melati ikhlas untuk selalu menerima keadaannya, meski tak terhitung pula bunga-bunga lain dengan segala kecantikannya. Kupu-kupu berusaha bertahan, meski saat-saat diam adalah kejenuhan. Mutiara tak memudar kelam, meski pekat lingkungan mengepungnya di kiri-kanan, depan dan belakang.

Tapi karang menjadi kokoh dengan segala ujian. Elang menjadi tangguh, tak hiraukan lelah tatkala terbang melintasi bermilyar kilo bentang cakrawala. Paus menjadi kuat dengan besar tubuhnya dalam luas samudera. Pohon tetap menjadi naungan meski ia hadapi beribu gangguan. Melati menjadi bijak dengan dada yang lapang, dan justru terlihat indah dengan segala kesederhanaan. Mutiara tetap bersinar dimana pun ia terletak, dimana pun ia berada. Kupu-kupu hadapi cerah dunia meskipun lalui perjuangan panjang dalam kesendirian.

Menjadi apapun dirimu…, bersyukurlah selalu. Sebab kau yang paling tahu siapa dirimu. Sebab kau yakini kekuatanmu. Sebab kau sadari kelemahanmu. Jadilah karang yang kokoh, elang yang perkasa, paus yang besar, pohon yang menjulang dengan akar menghujam, melati yang senantiasa mewangi, mutiara yang indah, kupu-kupu, atau apapun yang kau mau. Tapi, tetaplah sadari bahwa kamu adalah seorang hamba, seorang yang lemah dihadapanNYA! Itulah dirimu.

My last Letter

Langsung to the Point aja... g perlu basa- basi seperti katamu..
Berawal dr adikku rif'at... liburan k Bali.d awal minggu kemaren, dia libur sekitar tiga harian,setelah dipotong ma perjalanan.
Aku pikir dia g mampir... tapi ternyata malam terahir.. dia tidur d rumahku, Niat hatinya sih baik.. dia nemenin aku. cz ica lagi nginep d tempat pacarnya.Dia juga bantuin angkatin jemuran.. dan setrikain bajuku... Tapi ternyata itu justru jadi malapetaka... dia nemuin amplop Labku.
g usah tanya bagaimana akibatnya...
keluargaku ngamuk..untungnya by phone.paling ga... aku ga perlu berhadapan dengan sederet wajah garang mereka...
tenang aja aku ga sebut namamu, aku lebih banyak diam dan g bicara. aku salah kok.da terlalu percaya ma kamu...
sekarang aku g tau apa aku masih punya orang yang mau peduli sama aku..
aku da g punya siapa2 lagi.. liat aja.. adikku kandung aja da blog aku tuh.. di remove dr daftar friend juga... ya sudahlah.... Nasi da jadi bubur... biar aku cari jalan nantinya... biar bubur nasibku ini.. akan berbuah enak...
sekarang tinggal ibuku yang masih ngakuin aku anakknya... tp ibuku da tua dan lumpuh pula... paling ga... masih tersisa satu hati buat aku pulang.. dan bersayang manja...
thanks for read... my short story...
tenang aja sayang.. alamat blog ini g ada yang tau...
tu liat aja.. banyak makian buat orang banyak.. klo sampe publikasi.. semua orang yg punya konflik pasti pada balas.. di koment itu...
Love U